Warna Dan Kondisi Lidah Dapat Mengungkap Kondisi Kesehatan

Lidah bukan hanya berfungsi sebagai indera pengecap rasa, membantu berbicara, dan mengunyah makanan. Lebih dari itu, lidah ternyata juga bermanfaat sebagai indikator, mengungkap bagaimana kondisi kesehatan dari warna, kelembapan dan kondisi permukaan lidah itu sendiri.

Warna Dan Kondisi Lidah Dapat Mengungkap Kondisi Kesehatan

Maka dari itu, menjaga kebersihan lidah tetap tidak boleh terabaikan. Sebab, jika sudah terjadi, masalah kesehatan juga tidak dapat dihindari. Para ahli kesehatan juga menyebut jika dalam kondisi lidah terutama, kita bisa mengetahui apakah kondisi tubuh sedang baik atau sebaliknya.

Dilansir dari laman liputan6 sumber Readers Digest, berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang sering terjadi pada lidah.

1. Lidah merah seperti stroberi.

Lidah merah terang dan halus bisa menjadi tanda jika tubuh kekurangan zat besi atau B12. Vitamin B12 dan zat besi dibutuhkan untuk menghasilkan papila matang di lidah. Jika tubuh kekurangan Vitamin tersebut, lidah akan kehilangan papila yang dapat membuat lidah terlihat sangat halus.

Kehilangan papila lidah bisa menyebabkan rasa sakit saat mengonsumsi minuman panas atau makanan pedas. Vegetarian sangat rentan terhadap kadar B12 rendah, Vitamin tersebut umumnya ditemukan pada daging tertentu. Padahal kekurangan Vitamin penting juga dapat dikaitkan dengan penyakit autoimun di saluran pencernaan, dimana perut tidak menyerap Vitamin.

2. Lidah putih dan kental.

Lidah yang kental dan putih bisa menjadi sariawan, infeksi jamur oral yang disebabkan oleh produksi berlebih dari kandida. Lidah juga dikatakan sebagai rumah bagi bakteri dan jamur alami. Saat Anda minum antibiotik yang secara selektif membunuh bakteri dapat menyebabkan jamur yang tidak dibunuh oleh antibiotik untuk diambil alih. Masalah ini bisa menyebabkan gangguan rasa atau sedikit rasa sakit, juga bisa terjadi pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

3. Keriput.

Keriput menandakan Anda mengalami tanda penuaan. Retak di lidah biasanya tidak berbahaya, tapi masalah dapat timbul jika kebersihan gigi yang buruk menyebabkan infeksi di dalam celah.

4. Sensasi seperti terbakar.

Kondisi ini mengalami pascamenopause atau menggunakan pasta gigi yang salah. Jika lidah terasa menyengat dan terbakar dapat menjadi masalah perubahan hormonal. Walaupun sindrom lidah terbakar bisa terjadi pada siapa saja, namun pada wanita, kondisi ini tujuh kali lebih mungkin terjadi dibanding pria. Beberapa orang juga dapat mengalami sensasi terbakar karena alergi terhadap pasta gigi tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *