Pilihan Minyak Goreng Untuk Mencegah Penyakit Jantung

Pilihan Minyak Goreng Untuk Mencegah Penyakit Jantung

Minyak goreng digunakan secara luar untuk memasak, terlepas dari apa jenisnya. Tiap jenis minyak goreng memiliki kadar lemak tak jenuh (lemak baik) dan lemak jenuh (lemak jahat) yang berbeda beda. Simak berbagai pilihan minyak goreng yang baik untuk kesehatan jantung.

Pola makan yang banyak mengandung lemak jenuh dikaitkan dengan meningkatnya kadar kolestrol dan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, menjalani pola hidup sehat termasuk pemilihan jenis minyak goreng penting, demi menjaga kesehatan jantung.

Pilihan Minyak Goreng Untuk Mencegah Penyakit Jantung

Beragam Minyak Goreng Yang Baik Untuk Kesehatan Jantung

1. Minyak Zaitun
Minyak zaitun merupakan salah satu pilihan minyak yang sehat untuk jantung. Ini karena lemak dalam minyak zaitun sebagian besar berupa lemak tak jenuh dan tidak mengandung kolestrol. Minyak ini mengandung sejumlah antioksidan serta sedikit vitamin E dan K. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minyak zaitun jenis extra virgin dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 39 persen.

Minyak zaitun dapat digunakan untuk mengolah makanan dengan cara ditumis dalam suhu sedang. Cara ini adalah untuk menjaga nilai nutrisi dan cita rasa minyak zaitun. Tidak cuma dimanfaatkan sebagai minyak goreng, minyak zaitun juga dapat anda gunakan untuk membuat saus salad dan olesan roti.

2. Minyak Kanola
Minyak kanola juga termasuk minyak nabati yang layak untuk dipilih. Minyak kanola memiliki ciri khas yaitu tidak memiliki rasa. Selain itu, titik asap minyak kanola tergolong tinggi sehingga bagus digunakan untuk memanggang, membakar, dan menumis. Titik asap adalah batas suhu dimana minyak akan mengalami perubahan kandungan gizi. minyak kanola juga mengandung omega-3 dan omega-6 yang sangat tinggi dibandingkan minyak nabati lainnya.

3. Minyak Alpukat
Minyak alpukat tergolong tidak umum dipasaran. Namun, kualitasnya tidak kalah dengan minyak zaitun dan kanola. Lemak yang terkandung didalam minyak alpukat juga berupa lemak tidak jenuh, serta bebas kolestrol, sehingga baik untuk jantung. Minyak ini aman digunakan dalam suhu yang tinggi tanpa membuatnya berasap.

4. Minyak Kacang
Minyak goreng jenis ini diolah dari kacang tanah dan campuran beberapa jenis kacang, seperti kacang walnut dan almond. Minyak kacang mengandung vitamin E dan berbagai jenis lemak, namun kandungan lemak baiknya lebih tinggi dari pada lemak jahat. Minyak kacang memiliki titik asap yang tinggi, yaitu hingga 225 derajat celcius, sehingga cocok untuk menggoreng. Para ahli merekomendasikan minyak goreng ini karena dianggap baik untuk kesehatan jantung.

5. Minyak Biji Bunga Matahari (sunflowe oil)
Minyak goreng yang satu ini diketahui juga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Minyak biji bunga matahari mengandung lemak baik jenis lemak tak jenuh ganda, antioksidan sepereti flavonoid dan asam fenolat, vitamin E, serta mineral.

Kandungan nutrisi minyak bunga matahari dipercaya baik untuk memelihara kesehatan jantung, namun manfaat tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut. Minyak goreng jenis ini baik dikonsumsi mentah sebagai campuran saus atau salad, atau diolah sebagai bahan untuk menumis dan memanggang.

Minyak yang bersumber dari hewan, seperti lemak bebek atau lemak babi, mengandung lemak jenuh dan kolestrol. Sementara jenis minyak goreng lain, seperti minyak kelapa, minyak sawit, dan mentega, juga memiliki kandungan lemak jenuh. Untuk mengurangi risiko munculnya beragam penyakit khususnya penyakit jantung, disarankan mmebatasi konsumsi jenis minyak ini.

0 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *