Perbedaan Infeksi Virus Dengan Infeksi Bakteri

Ada perbedaan yang harus dikenali antara infeksi virus, dan infeksi bakteri. Infeksi virus maupun infeksi bakteri, keduanya sama sama disebabkan oleh Mikroba.

Seperti namanya, infeksi bakteri terjadi akibat infeksi yang penyebabnya adalah bakteri, dan virus tentu saja terjadi karena infeksi virus. Kadang kedua jenis infeksi yang berbeda ini memiliki tanda-tanda yang serupa seperti batuk-batuk, demam, hidung berair, diare, radang, muntah, dan lemas sehingga orang-orang awam yang tidak melakukan pemeriksaan langsung ke dokter untuk memastikan penyebabnya melakukan pengobatan sekadarnya.

Karena sesungguhnya bakteri dan virus merupakan dua jenis mirkoba yang berbeda, tentu cara penanganan yang tepat juga berbeda satu sama lain. Untuk lebih mengetahuinya, kenali Perbedaan Infeksi Virus Dengan Infeksi Bakteri berikut ini.

Perbedaan Infeksi Virus Dengan Infeksi Bakteri

Perbedaan antara Virus dan Bakteri.

Pengertian Bakteri.

Bakteri termasuk jenis mikroba yang masuk kedalam kelompok family Prokaryotes. Bakteri memiliki dinding sel yang tipis namun keras, dan membran yang menyerupai karet melindungi cairan di dalam sel tersebut. Bakteri dapat berkembang biak sendiri dengan cara pembelahan. Dalam hasil penelitian fosil-fosil menyatakan jika bakteri sudah ada sejak 3,5 miliar tahun yang lalu.

Perbedaan Infeksi Virus Dengan Infeksi Bakteri

Lingkungan keberadaan bakteri juga beragam, dimulai dari lingkungan-lingkungan yang ekstrem, seperti lingkungan yang sangat panas atau sangat dingin, di lingkungan yang mengandung radioaktif, dan di dalam tubuh manusia.

Adapun masalah kesehatan yang biasanya terjadi akibat infeksi bakteri, diantaranya : sakit tenggorokan, Tuberkulosis, infeksi saluran kencing, difteri dan lain-lainnya.

Sebenarnya, kurang dari 1% saja dari jenis bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Kebanyakan bakteri justru bermanfaat, diantara manfaatnya seperti membantu mencerna makanan, melawan mikroba lain yang menyebabkan penyakit, melawan sel kanker, hingga menyediakan nutrisi-nutrisi yang bermanfaat.

Pengertian Virus.

Virus termasuk jenis mikroba yang tidak dapat hidup tanpa menempel pada inangnya. Virus baru akan berkembang biak jika menempel dengan makhluk hidup lain. Ukuran virus juga terbilang jauh lebih kecil daripada bakteri. Umumnya, setiap virus memiliki material genetik, antara RNA atau DNA. Virus biasanya akan hidup dengan menempel di suatu sel dan mengambil alih sel tersebut untuk mengembangbiakkan virus-virus lain sampai akhirnya sel tersebut mati. Pada kasus lainnya, virus mengubah sel normal menjadi sel yang berbahaya untuk kesehatan.

Perbedaan Infeksi Virus Dengan Infeksi Bakteri

Berbeda dengan bakteri, sebagian besar virus adalah penyebabkan penyakit. Virus juga dikategorikan sebagai “pemilih”, alias menyerang sel tertentu secara spesifik. Contohnya saja virus-virus tertentu menyerang sel pada pankreas, sistem pernapasan, dan darah. Pada kasus lainnya, virus bahkan menyerang bakteri.

Penyakit-penyakit yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus, diantaranya cacar air, flu, polio, AIDS, dan masih banyak lagi.

Pengobatan untuk infeksi virus dan infeksi bakteri.

Pada infeksi bakteri, pengobatan yang umum diberikan adalah dengan Antibiotik.

Penemuan antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri merupakan salah satu penemuan besar di sejarah medis. Namun, jika Anda mengonsumsi antibiotik secara terus-menerus, justru malah menyebbakan bakteri “beradaptasi” dengan antibiotik tersebut sehingga bakteri akan kebal antibiotik. Tidak hanya itu, antibiotik juga bukan hanya membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit, tetapi juga bakteri-bakteri lain yang baik bagi tubuh Anda, dan hal ini akan menimbulkan penyakit yang lebih serius. Saat ini, banyak organisasi yang melarang penggunaan antibiotik kalau bukan sangat-sangat sedang dibutuhkan.

Pada virus, Antibiotik tidak bekerja secara efektif. Pengobatan infeksi virus dengan antibiotik sulit dilakukan karena ukuran virus yang sangat kecil, dan virus bereproduksi di dalam sel. Untuk kasus dalam beberapa penyakit, seperti Herpes, HIV/AIDS, dan flu, sudah ditemukan obat antivirus untuk penyakit-penyakit tersebut. Namun, penggunaan obat antivirus sering dihubungkan dengan berkembangnya mikroba-mikroba yang kebal terhadap obat lain.

Berbeda fungsinya dalam pencegahan virus. Sejak awal abad 20, vaksin dikembangkan sebagai penanggulangan penyakit karena infeksi virus. Penggunaan vaksin juga sudah terbukti dapat mengurangi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti polio, campak, dan cacar air. Vaksin juga bisa membantu mencegah penyakit seperti flu, hepatitis A, hepatitis B, human papillomavirus (HPV), dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *