Kurang Tidur Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke

Para peneliti menemukan bahwa Kurang Tidur Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke dan orang yang tidur pada waktu yang sama disetiap malam akan membantu organ jantung untuk pulih dari hari ke hari dan mengurangi risiko penyakit jantung juga stroke. Beberapa peneliti pun mencoba memberikan obat lemah jantung untuk melihat response dari organ jantung. Perlu Anda ketahui pula, bahwa penelitian ini memberikan fakta baru, bahwa bekerja shift malam akan menyebabkan Anda terkena serangan jantung di kemudian hari, kami tidak ingin hal demikian terjadi.

Kurang Tidur Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke

Kurang Tidur Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke

Rutinitas tidur yang stabil Membantu hati menyaring hormon stres – pola tidur yang kacau memiliki risiko lebih besar terkena masalah jantung.

Studi ini menjelaskan mengapa orang yang sering bekerja pada shift malam atau yang melaksanakan perjalanan lintas zona waktu mungkin menderita masalah jantung di kemudian hari.

Para ilmuwan menemukan, orang yang Tidak cukup tidur dan begadang terlalu larut malam akan memiliki Peningkatan kadar hormon stres yang berbahaya.

Kurang Tidur Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke

Para ahli percaya, mendapatkan tidur yang cukup pada saat yang sama setiap malam, akan membuat jantung recovery dengan baik.

Dokter Telah lama memperingatkan bahwa kurangnya tidur meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung dan bahkan kanker. Sampai sekarang mereka belum tahu persis mengapa hal ini bisa terjadi.

Penelitian baru yang dilakukan oleh Northwestern University, Chicago, Menyarankan untuk membiarkan jantung untuk diremajakan, dengan cara tidur malam yang teratur setiap harinya.

Tim peneliti percaya ini sangat terkait dengan mekanisme internal yang disebut ritme sirkadian.

Hampir semua makhluk hidup Memiliki jam tubuh atau ritme sirkadian – Yang mensinkronisasi fungsi tubuh dengan pola 24 jam dari rotasi bumi.

Pada manusia, jam diatur oleh indra tubuh, cara mata memandang terang dan gelap dan cara kulit merasakan perubahan suhu.

Paparan kurang tidur selama beberapa hari berturut turut dapat mengganggu fungsi kardiovaskular, sehingga efek negatif ini mungkin akan merubah pola makan yang menyebabkan gangguan time sirkadian.

Serangan Jantung dikarenakan Kurang Tidur

Tim peneliti melakukan percobaan kurang tidur pada 26 orang sehat, berusia 20-39. Peserta studi dibatasi tidurnya selama lima jam selama delapan hari, dengan waktu tidur mereka tertunda 8,5 jam pada empat dari delapan hari.

Temuan mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Hipertensi, menemukan pola tidur yang berubah ubah menyebabkan denyut jantung meningkat.

Mereka juga menemukan Kenaikan hormon stres yang disebut norepinephrine, dapat menyempitkan pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah dan memperluas tenggorokan.

Ketika orang memasuki fase tidur nyenyak, jantung mereka berdetak melambat – suatu proses yang dikendalikan oleh saraf vagus.

Tapi Peserta dalam penelitian ini tidak memasukkan fase tersebut yang menunjukkan aktivitas vagal berkurang dan variabilitas detak jantung yang lebih tinggi.

Kurang Tidur Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke

Para penulis studi itu, dari Oxford, Cambridge, Harvard, Manchester dan universitas Surrey, telah memperingatkan orang orang yang telah menjadi ‘amat sombong’ dengan mengabaikan Pentingnya tidur.

Profesor Russell Foster, seorang neuroscience di Universitas Oxford, berkata pada saat itu: “Kita adalah spesies yang memiliki kesombongan besar; kita merasa bisa meninggalkan empat miliar tahun evolusi dan mengabaikan fakta yang kami telah berkembang di bawah siklus terang-gelap.”

“Apa yang kita lakukan sebagai spesies, Mungkin unik, dengan melawan arus jam. Dan jangka panjang melawan waktu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. “

Baca juga (klik) judul di bawah ini:

Ciri Sesak Nafas Akibat Sakit Jantung Bisa Disembuhkan

0 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *