Jenis Kopi Yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Lambung

Ada beberapa hal yang dipantang oleh penderita asam lambung, dan salah satunya tidak boleh minum kopi.

Jenis Kopi Yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Lambung

Penderita asam lambung disarankan untuk menghindari konsumsi minuman berkafein seperti kopi, sebab, kopi memiliki tingkat keasaaman yang cukup tinggi. Namun, bagi Anda pecinta kopi dan memiliki gangguan terhadap asam lambung, Anda masih bisa kok mengkonsumsi kopi. Faktanya, ada jenis kopi yang masih bisa dinikmati oleh penderita asam lambung.

Menurut salah satu dokter ahli, dikatakan jika kopi yang masih bisa dinikmati oleh penderita asam lambung adalah kopi dingin. Hal ini dikarenakan zat yang terdapat pada kopi akan berkurang saat dingin. Jadi, hal ini tidak terlalu bermasalah dan malah bagus.

Asam yang ada pada es kopi, jauh lebih rendah dibanding saat kopi dalam keadaan masih panas. Diketahui jika rata-rata kopi dingin memiliki kadar pH 6,31 yang berlawanan dengan versi panasnya yang mengandung pH 5,48 (pada skala pH) semakin rendah angkanya semakin asam sifat zat tersebut.

Hal ini bisa terjadi dikarenakan pada air panas yang digunakan untuk menyeduh kopi, secara otomatis akan mengeluarkan asam yang lebih pekat dari biji kopi. Sementara es batu akan lebih mengencerkan konsentrat kopi sehingga rasanya pun lebih “aman”.

Walaupun begitu, ada batasan tertentu yang tetap harus diikuti oleh penderita asam lambung yang suka dengan kopi. Konsumsi kopi pada orang dewasa bisa dimulai dengan aman yaitu 3 sampai 4 gelas cangkir perhari. Jumlah tersebut lantaran batas konsumsi kafein harian yang cukup adalah sebanyak 300 sampai 400 miligram. Jika terlalu berlebih maka bisa berdampak negatif dan muncul gangguan kesehatan seperti insomnia, inkontinensia urine (buang air kecil yang terus menerus), meningkatnya tekanan darah, masalah menstruasi, dan risiko asam urat.

Jika kita terlalu kelebihan kafein, dalam jangka waktu panjang bisa mengakibatkan sejumlah permasalahan kesehatan yang lebih serius, seperti masalah lambung, terganggunya sistem kardiovaskular, kerusakan tulang, daya ingat terganggu, menurunnya kinerja mental, memicu produksi hormon cortisol dan yang paling parahnya dapat memengaruhi kesuburan wanita atau bahkan keguguran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *