Cegah Anemia Dengan Mengkonsumsi Makanan Penambah Darah

Lemas dan letih, adalah tanda jika tubuh mengalami kondisi Anemia atau kurang darah. Untuk mengatasinya, ada beragam cara. Mulai dari konsumsi obat penambah darah, suplemen, hingga konsumsi makanan-makanan yang dianjurkan untuk membantu menambah darah secara alami sehingga membantu mencegah Anemia terjadi.

Cegah Anemia Dengan Mengkonsumsi Makanan Penambah Darah

Anemia terjadi akibat penurunan sel darah merah dalam tubuh akibat kekurangan zat besi. Berkurangnya zat besi di dalam tubuh membuatnya tidak dapat secara cukup memproduksi Hemoglobin. Hemoglobin adalah zat dalam sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh. Maka dari itu, kekurangan zat besi dapat menyebabkan Anda merasakan lemas dan letih.

Ada 2 bentuk zat besi yang diserap tubuh melalui makaan, yaitu Heme (zat besi berasal dari Hemoglobin), dan umumnya terdapat pada makanan hewani seperti daging merah, daging unggas, dan ikan. Juga Non-Heme, yang berasal dari makanan sumber nabati seperti sayuran hijau (bayam), kentang, biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan kering.

Agar tubuh tidak kekurangan darah, penderita Anemia sebaiknya biasakan untuk tidak melewatkan mengonsumsi makanan penambah darah yang kaya zat besi. Berikut beberapa kelompok makanan yang dapat menjadi penambah darah tubuh.

  • Daging merah.

Daging merah, seperti daging sapi, daging kambing, merupakan sumber zat besi Heme. Dalam 100 gram daging merah terkandung 2,7 mg zat besi. Ini sudah memenuhi 15% asupan harian yang disarankan.

  • Daging unggas.

Mengonsumsi 100 gram daging ungags, seperti ayam, sudah memenuhi 13% asupan harian zat besi yang disarankan. Selain ayam, makanan penambah darah dari golongan daging unggas adalah daging bebek.

  • Jeroan.

Organ dalam hewan seperti hati, ginjal, otak dan jantung, mengandung zat besi yang tinggi. Bahkan 100 gram hati sapi mengandung 6,5 mg zat besi yang sudah memenuhi 36% asupan harian yang disarankan.

  • Seafood.

Terutama kerang dan tiram, kaya akan kandungan zat besi. Bahkan dalam 100 gram kerang terdapat 28 mg zat besi, yang bisa memenuhi 155% dari asupan zat besi harian yang disarankan. Namun, kandungan zat besi dari kerang-kerangan sangat bervariasi, ada yang tinggi dan ada juga yang jauh lebih rendah.

  • Sayuran berwarna hijau gelap.

Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, termasuk sumber zat besi yang baik. Namun disarankan untuk memasak bayam terlebih dahulu untuk mendapatkan manfaat zat besi yang maksimal. Dengan dimasak, zat besi akan lebih mudah terserap oleh tubuh.

  • Kacang-kacangan, polong-polongan, biji-bijian.

Kacang arab, kacang kedelai, kacang hitam, biji wijen, dan biji labu.

  • Sereal.

Pilihlah sereal yang sudah diberi kandungan tambahan zat besi sebagai makanan penambah darah Anda.

Kebutuhan zat besi pada seseorang dapat berubah pada kondisi tertentu, seperti pada ibu hamil atau sedang sakit.

Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui jenis dan porsi makanan penambah darah yang Anda butuhkan sesuai dengan kondisi Anda.

0 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *