Bagian-bagian Tubuh Yang Tidak Perlu Rutin Dibersihkan

Jika Anda peduli dengan kesehatan dan kebersihan, sudah selayaknya Anda menjaga kebersihan lingkungan, terlebih tubuh Anda sendiri.

Memang bagus untuk selalu menjaga kebersihan tubuh. Namun faktanya, ada beberapa bagian tubuh kita yang ternyata tidak perlu untuk dibersihkan terlalu sering. Hal ini dikarenakan beberapa bagian tubuh yang dibersihkan dengan terlalu sering justru malah berdampak buruk, bahkan bisa memunculkan sejumlah gangguan kesehatan.

Bagian-bagian Tubuh Yang Tidak Perlu Rutin Dibersihkan

Mengutip dari laman klikdokter, berikut ini adalah Bagian-bagian Tubuh Yang Tidak Perlu Rutin Dibersihkan.

1. Hidung.

Memasukkan jari-jari ke dalam hidung dapat memunculkan goresan di dalam hidung. Akibatnya, darah bisa keluar, dan ini merupakan ‘makanan’ untuk kuman-kuman. Terlebih jika tangan adalah salah satu sumber penyakit jika tak dicuci dengan baik dan teratur. Faktanya, iritasi dapat meningkat karena terlalu sering membersihkan hidung. Salah satu cara terbaik untuk membersihkan hidung adalah dengan menggunakan nasal spray, atau penyemprot hidung. Anda bisa mendapatkannya di apotek-apotek terdekat.

2. Telinga.

Jika sehabis selesai mandi Anda selalu membersihkan telinga dengan cotton bud, jangan lanjutkan kebiasaan ini. Hal ini dikarenakan cotton bud malah akan menggeser kotoran lebih jauh ke dalam liang telinga, yang kemudian dapat menyebabkan rasa nyeri serta gangguan pendengaran.

Perlu diketahui juga, telinga memiliki mekanisme pembersihan internal sendiri. Lemak dan minyak dalam saluran telinga akan memerangkap segala partikel asing di dalam telinga dan mengeluarkannya sebagai kotoran telinga. Jadi kotoran telinga akan luruh keluar dengan sendirinya.

3. Vagina.

Wajar jika vagina Anda memiliki sedikit bau. Ini bukan berarti kebersihannya kurang terjaga, sehingga harus dibersihkan dengan rutin. Jika memang bau vagina Anda disebabkan oleh infeksi, membilasnya dengan sabun pembersih terlalu sering justru akan mengacaukan kadar pH vagina. Akibatnya, infeksi tersebut jadi sulit untuk ditangani. Sama dengan telinga, vagina memiliki mekanisme pembersihannya sendiri. Jika ingin membersihkannya, cukup sekali sehari dengan air biasa. Tak disarankan untuk membersihkannya dengan sabun pembersih kewanitaan yang berpewangi.

4. Rambut.

Anda memiliki kebiasaan keramas setiap kali mandi? Ini adalah cara yang keliru untuk membuat rambut tetap sehat. Faktanya, rambut Anda bisa terlihat lebih berkilau jika memiliki sedikit minyak alami, dan keramas terlalu sering akan merampas minyak alami ini. Alasan lainnya, Anda perlu memberikan kesempatan pada kulit kepala untuk menyeimbangkan dirinya sendiri. Akan tetapi, untuk rambut dengan kulit kepala berminyak, disarankan untuk keramas setiap hari. Mengapa? Ketika produksi minyak berlebih, maka makin banyak pula jumlah kotoran yang terperangkap di dalam rambut. Kotoran-kotoran tersebut tentu dapat memicu kerusakan rambut jika tak dibilas.

5. Sel kulit mati.

Terlalu sering melakukan eksfoliasi untuk mengelupas sel-sel kulit mati dapat berefek buruk untuk kulit. Bahkan sama berbahayanya dengan menggunakan produk kulit yang salah. Jika dilakukan terlalu sering, eksfoliasi ini dapat melucuti minyak alami kulit dan menyebabkan jerawat. Menurut ahli dermatologi menganjurkan eksfoliasi kulit hanya dua kali seminggu. Anda juga tak perlu menggosok kulit terlalu keras saat eksfoliasi. Lakukanlah selembut mungkin untuk menghindari iritasi kulit.

6. Usus.

Anda mungkin pernah mendengar tentang detoks usus? Bagi mereka yang menjalaninya, detoks usus diyakini dapat menggelontorkan semua kotoran dan racun yang parkir di usus besar. Alhasil, dengan usus besar bersih, berat badan bisa berkurang dan tubuh pun lebih sehat. Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu. Menurut ahli gastroenterologi Roshini Raj, MD, mengatakan bahwa detoks usus merupakan pemborosan waktu dan uang. Tubuh secara alami dapat mendetoksifikasi dirinya sendiri. Bahkan di usus besar, sebenarnya ada bakteri sehat yang bisa membantu menyepak flora yang mengganggu. Agar usus Anda sehat, lebih baik terapkan diet tinggi serat untuk membantu mengembangkan bakteri baik di dalamnya.

Itu dia informasi selengkapnya dari kami, jangan lewatkan Berita Kesehatan lainnya yang akan terus update melalui website kami. Salam 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *